Total Sudah 134 Dokter Meninggal akibat Covid-19

Ilustrasi Pasien positif COVID-19 mendapatkan perawatan di ruang ICU rumah sakit Centre Cardiologique du Nord di Saint-Denis dekat Kota Paris, Rabu (22/4/2020), saat penyebaran wabah COVID-19 terus berlangsung di Prancis. ANTARA FOTO/REUTERS/Gonzalo Fuentes/wsj.

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Faqih mengatakan jumlah dokter meninggal akibat terpapar Covid-19 bertambah lagi dan total sudah 134 orang.

Dia menyatakan sudah koordinasi dengan Satgas dan Kementerian Kesehatan RI.

“Pertama APD, Satgas komitmen menyediakan. Semoga tak terjadi lagi seperti di awal kekurangan APD,” ujarnya, dikutip CNBC Indonesia di Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Kedua, Satgas dan Kemenkes menyiapkan pemeriksaan PCR gratis bagi tenaga kesehatan secara gratis. Hal ini rutin dilakukan agar jika diketahui terpapar, maka akan segera diobati. Ketiga, dibentuk tim audit untuk melihat permasalahannya. Hal ini terkait dengan mengapa tenaga kesehatan bisa terinfeksi bahkan ada yang meninggal.

Adapun terakhir koordinasi terkait dengan pengaturan jam kerja di lapangan. Jam kerja bagi tenaga kesehatan ini dianggap sangat penting, agar tenaga kesehatan bisa terhindar dari kelelahan, yang bisa berakibat mudahnya terpapar virus.