China Tunjukkan Taringnya

2.270 views
China terus memperkuat dan memodernisir militernya membayang-bayangi AS. Foto diatas adalah kapal induk Liaoning, satu diantara dua miliknya (satu lagi Shandong), dua lagi sedang dibangun.

CHINA saat ini sudah semakin “PD” dengan kekuatan militer dan alutsista yang dimilikinya, tidak hanya mengandalkan jumlah manusia seperti saat terjun dalam Perang Korea dan melawan Jepang dulu.

Ikut membela Korea Utara melawan Korea Selatan  yang didukung sekutu pimpinan AS (Juni 1950 – Juli 1953) dan melawan agresi Jepang antara 1937 dan 1945, saat itu Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) ditakuti musuh-musuhnya terutama karena jumlahnya yang besar.

Sementara, pasca Revolusi Kebudayaan di era 60-an, China mulai dari mengopi paste pesawat-pesawat tempur dan alutsista lain dari Uni Soviet,  terus mengembangkan diri dan memodernisir dengan teknologi dalam negeri termasuk senjata pemusnah masal (nuklir), kapal induk dan rudal-rudal balistik.

“Siapkan tenaga dan fikiran untuk mempersiapkan perang, “  pinta Presiden China Xi Jinping saat meninjau pangkalan militer di wilayah selatan, Provinsi Guangdong, Selasa lalu (3/10).

Pesan yang sama disampaikan Xi Jinping dalam amanatnya di depan satuan marinir PLA di kota Chaozhou, Guangdong keesokan harinya. “Pasukan harus tetap dalam keadaaan siaga tempur yang tinggi dan bisa diandalkan,” serunya.

Tidak disebutkan secara spesifik lawan yang bakal dihadapi China, tapi yang jelas dalam beberapa bulan terakir ini China sering melakukan provokasi dengan menerbangkan pesawat pembomnya di koridor udara pengawasan Taiwan.

Di berbagai kesempatan para petinggi China juga melontarkan peringatan pada Taiwan bahwa China daratan tidak ragu untuk merebut kembali pulau yang diklaim miliknya.

Eskalasi Ketegangan

Eskalasi ketegangan juga terjadi karena AS, pendukung utama Taiwan mulai mengirimkan armada lautnya ke Selat Taiwan, dan juga ke perairan Laut China Selatan yang dipersengketakan antara China dengan Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam.