China Tunjukkan Taringnya

2.282 views

China dan tetangganya India juga nyaris terlibat perang terbuka akibat  insiden tawuran yang menewaskan ratusan tentara kedua belah pihak di Garis   Pengawasan Aktual (LAC) di wilayah pegunungan Himalaya di Ladakh awal Mei lalu.

Ambisi China menjadi penguasa dunia, membayang-bayangi AS, tidak hanya sebagai kekuatan ekonomi, tetapi juga sebagai raksasa militer tercermin dari besarnya anggaran yang digelontorkan untuk membangun PLA.

Menurut catatan Global Firepower, anggaran militer China 2020 sebesar 237 milyar dollar AS (sekitar Rp3.496 triliun) atau ke-2 setelah AS (750 milyar atau Rp11.063 triliun) dan di atas Arab Saudi pada peringkat ke-3 sebear 67,6 milyar dollar AS atau sekitar Rp997,7 triliun).

Berdasarkan laporan intelijen Barat, China paling tidak memiliki 50-an rudal balistik antarbenua (ICBM) seri Dong Feng (seperti DF-5, DF-17,DF-21 dan DF-41), berjangkauan antara 500 sampai 15.000 Km dan kecepatan sampai 22 Mach (26.950 Km/jam) serta 1.200 rudal jarak menengah. Rudal-rudal tersebut bisa dipasangi kepala nuklir (nuclear warhead)

AU China berkekuatan 4.200 pesawat berbagai jenis, sebagian menjiplak teknologi Uni Soviet seperti MiG-21, MiG-29, Sukhoi SU-27 dan SU-30 serta mengembangkan sendiri pesawat tempur seperti J-21 Chengdu dan 1.170 helikopter serang WZ-19 dan Z-10.

AD China a.l.mengoperasikan 7.600 tank berbagai jenis produk lokal dan 6.000an panser, 2.650 unit peluncur roket multiple (MLRS) dan 10.000 pucuk altileri swagerak dan tarik.

Di laut, China berjaya dengan sekitar 70 kapal termasuk dua kapal induk (Liaoning dan Shandong) dan dua lagi sedang dibangun, 36 destroyer, 52 fregat, 50 korvet, 76 kapal selam dan 285 kapal pendukung. Seluruhnya, PLA berkekuatan 2,3 juta personil tetap belum termasuk jutaan pasukan cadangan.