Gunung Kerinci Erupsi dan Keluarkan Asap Tebal yang Buat Warga Panik

60 views
Ilustrasi erupsi Gunung Gamalama, Ternate, Maluku Utara/ galamedianews

JAMBI – Gunung Kerinci erupsi  sejak subuh hingga pagi Sabtu (17/10/2020) dengan terus mengeluarkan asap tebal berwarna hitam pekat yang mengarah ke arah timur.

Erupsi tersebut membuat  sejumlah warga Kayu Aro, Kerinci, Jambi sempat dibuat panik.

“Ya, kejadiannya pagi tadi, sempat membuat warga panik. Tapi sekarang sudah normal kembali,” ujar Andarno salah satu warga Kayu Aro.

Andarno mengatakan, ketinggian asap yang keluar dari kawah gunung api tertinggi di Sumatera itu mencapai lebih kurang 100 meter, dan langsung terbawa angin ke arah timur.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) Wilayah I Kerinci, Nurhamidi menyatakan, tadi pagi gunung dengan ketinggian 3.805 MDPL tersebut sempat mengeluarkan asap hitam pekat.

“Tapi sekarang sudah normal kembali, walaupun masih ada mengeluarkan asap putih,” sebut Nurhamidi.

“Untuk info lebih lanjut silakan hubungi petugas pemantau Gunung api di Kayu Aro dan BMKG. Info lebih jelas hubungi petugas pos pemantau dan BMKG,” pungkasnya.

Terpisah Kepala Bidang (Kabid) Mitigasi Gunung Api (MGA) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan membenarkan telah terjadi erupsi Gunung Kerinci, pada tanggal 17 Oktober 2020 pukul 06.30 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 200 m, yang tekanan sedang condong kearah Timur Laut.

“Ya betul, namun hanya selama 4 menit saja, lalu berangsur normal,” ungkapnya. (Baca: Miris! Begini Kondisi Kehidupan Keluarga Rangga korban Pembunuhan karena Bela Ibunya dari Pemerkosaan)

Diakuinya bahwa, hembusan asap di Gunung Kerinci hampir setiap hari terjadi dengan ketinggian mencapai 200 m. “Kadang-kadang hembusan asap tersebut, mengandung abu tipis seperti kejadian pagi tadi,” timpalnya, dilansir Sindonews.