Embargo Senjata PBB Habis Masa Berlaku, Iran Sebut Tak Akan Beli Senjata Besar-besaran

2.505 views
Para pemimpin Iran yakin akan mampu mengatasi sanksi eonomi yang dikenakan AS karena tidak didukung Eropa dan beberapa negara lain minta pengecualian

TEHERAN – Iran mengatakan pihaknya mandiri dalam bidang pertahanan dan tidak perlu melakukan pembelian senjata besar-besaran, ketika embargo senjata konvensional PBB  habis masa berlakunya pada Minggu (18/10/2020).

“Doktrin pertahanan Iran didasarkan pada ketergantungan yang kuat pada rakyat dan kapabilitasnya. … Senjata nonkonvensional, senjata pemusnah massal dan pembelanjaan senjata konvensional bukanlah doktrin pertahanan Iran,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Embargo senjata Dewan Keamanan 2007 terhadap Iran akan habis masa berlakunya Minggu (18/10), seperti yang disepakati berdasarkan perjanjian nuklir 2015 antara Iran, Rusia, China, Jerman, Inggris, Perancis dan AS yang berusaha mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir, dengan imbalan sanksi ekonomi diringankan.

Pada Agustus, pemerintahan Trump memicu proses yang bertujuan memulihkan semua sanksi PBB, setelah Dewan Keamanan PBB menolak upaya AS untuk memperpanjang embargo senjata konvensional terhadap negara itu.

“Normalisasi kerja sama pertahanan Iran hari ini dengan dunia merupakan kemenangan bagi tujuan multilateralisme dan perdamaian dan keamanan di kawasan kami,” kata Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif, dikutip VOA.