Mulai Besok, Pemkot Tangerang Tak Lagi Gunakan Hotel Sebagai Tempat Isolasi Pasein OTG

35 views
Ilustrasi ruang isolasi/ Sindonews

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang tidak lagi menggunakan hotel sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG).

Asisten Administrasi Pemkot Tangerang Kiki Wibhawa menyatakan sebelumnya menggunakan Hotel Kyriad untuk isolasi pasien OTG Covid-19 sejak 5 September 2020 lalu.

Rencananya, hotel yang terletak di Kecamatan Neglasari tersebut setop melayani pasien Covid-19 mulai Senin esok.

Pihaknya akan memaksimalkan puskesmas untuk menampung pasien Covid-19. Di antaranya Puskesmas Jurumudi Baru, Puskesmas Panunggangan Barat, dan Puskesmas Gembor. “Lantaran kasusnya turun jadi puskesmas yang ada dirasa cukup untuk fasilitas isolasi,” kata Kiki.

Sementara di Kota Tangerang Selatan, penggunaan hotel bagi pasien OTG Covid-19 ditangguhkan. Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan tawaran dari BNPB pusat untuk menggunakan hotel tidak jadi karena Rumah Lawan Covid (RLC) dinilai masih memadai menampung pasien Covid-19.

Airin melanjutkan, PHRI siap bila hotel untuk dijadikan tempat karantina. Sejauh ini, pihaknya sedang fokus meningkatkan jumlah kamar agar bisa menampung pasien Covid-19 lainnya yang terpapar Covid-19.

“PHRI siap bila dibutuhkan, tapi RLC masih memadai. Maka kita dorong tetap di RLC karena kita lagi fokus peningkatan jumlah kamar dan tenaga medis,” jelasnya, dilansir Republika.co.id. Dia menegaskan, pilihan hotel dijadikan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 merupakan plan B bagi Pemkot Tangsel.