Panen Zaitun, Warga Palestina Manfaatkan Ampas sebagai Pengganti Gas

24 views
Ampas Zaitun, berkah sendiri bagi warga Palestina di tengah blokade. Foto: PIP

GAZA – Dimulainya musim panen Zaitun, biasanya September – Nopember, menjadi berkah sendiri bagi warga Gaza. Mereka berbondong-bondong untuk mendapatkan ampas zaitun untuk dijual kembali atau dipergunakan sehari-hari untuk memasak pengganti kayu dan gas.

Hanya dengan bermodal beberapa dirham pemuda Gaza sudah dapat satu kantong ampas zaitun yang kemudian dibuat balok menyerupai kayu api dan mereka jual.

Ampas zaitun memiliki karakteristik suhu panas yang tinggi. Ampas ini merupakan sumber energi alternatif yang tidak mahal dan murah harganya.

Ampas zaitun merupakan residu dari buah zaitun setelah diekstrak menjadi minyak. Dengan memisahkan minyak setelah dilakukan pemersan.

Menurut Al-Najjar, sebagaimana disampaikan kepada Pusat Informasi Palestina, ampas Zaitun dipanaskan langsung pada sinar matahari hingga mengering dan siap menjadi sumber energi alternatif.

Harga satu karung gambut (50 kilogram) tidak lebih dari 5 shekel (1,5 dolar AS). Sedangkan harga tabung gas (12 kilogram) di Gaza seharga 60 shekel (18 dolar AS).

Masyarakat Gaza, terutama di daerah-daerah yang berpenghasilan terbatas, berusaha mencari sumber energi alternatif selain gas yang mahal. Hal itu mendorong mereka untuk mengandalkan gambut zaitun sebagai sumber energi.