Diguyur Hujan Deras, Banjir Bandang dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Jember

Ilustrasi Banjir Bandang di Malalo, Tanah Datar. Foto : Ist

JEMBER – Sebanyak tiga ruang kelas di SMP Negeri 5 Silo Jember, Jawa Timur mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo juga mengatakan ada 14 titik longsor tiga titik lainnya yang berpotensi terjadi longsor.

“Tanah longsor dan banjir bandang itu terjadi di Jalur Gumitir dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Silo. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Heru, Selasa (20/10/2020), dilansir faktualnews.

Heru mengatakan, musibah tanah longsor terjadi di sepanjang Jalur Gumitir kemudian banjir bandang dan tanah longsor juga terjadi di Dusun Kampung Anyar, Desa Jatimulyo, Kecamatan Silo.

“Untuk tanah longsor terjadi di sepanjang jalur Gumitir pada Km 34-38 yang menghubungkan Kabupaten Jember dengan Banyuwangi ada 14 titik longsor dan ada tiga titik yang mempunyai dampak potensi longsor susulan,” sebutnya.

Lanjut Heru menjelaskan, untuk musibah banjir bandang di lokasi tersebut, membawa material lumpur dan menghantam bagian belakang SMP Negeri 5 Silo.

“Akibatnya ruang kelas 1, 2, dan 3 mengalami kerusakan sedang. Bahkan juga menyebabkan alat pembelajaran sebagian hanyut terbawa banjir, dan ruang belajarnya tergenang lumpur sedalam 20 cm,” ulasnya.

Heru juga menambahkan, musibah tanah longsor juga menyebabkan jalan di Desa Jatimulyo terendam lumpur setinggi 25 cm. Sehingga petugas membersihkan akses jalur tersebut, agar bisa dilalui oleh warga setempat.

Untuk mengatasi dampak banjir bandang dan tanah longsor itu, BPBD Jember langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak. Karena dikhawatirkan terjadi banjir susulan.