Pasukan Azerbaijan Bebaskan Kota Zangilan dari Pendudukan Armenia Selama 30 Tahun

77 views
Sudah ribuan tewas termasuk warga sipil akibat konflik militer kesekian kalinya antara Armenia dan Azerbaijan terkait sengketa wilayah di Nagorno Karabakh, Kaukasus Selatan sejak 27 September lalu (foto; Anadolu)

AZERBAIJAN – Tentara Azerbaijan berhasil membebaskan kota Zangilan dan enam desa di provinsi itu, serta 18 desa lainnya di provinsi Fuzuli, Jabrayil, dan Khojavend.

Presiden Azerbaijan  Ilham Aliyev mengatakan pada Selasa, dalam pidato kebangsaan, permukiman itu dibebaskan dari pendudukan Armenia setelah hampir 30 tahun.

Aliyev mengatakan daerah Havali, Zarnali, Mammadbayli, Hakari, Sharifan, dan desa Mughanli di Zangilan, serta kota Zangilan telah dibebaskan dari pasukan pendudukan.

Desa Dordchinar, Kurdlar, Yukhari Abdurrahmanli, Garghabazar, Ashaghi Veysalli, Yukhari Aybasanli di provinsi Fuzuli, Sarafsha, Hasangaydi, Fughanli, Imambaghi, Dash Veysalli, Aghtapa, dan desa Yarahmadli di provinsi Jabrayilashi, Aghash, Dashbashi dan desa Vang di provinsi Khojavend telah dibebaskan, tambah Aliyev.

“Saya beri nama Azerbaijan baru untuk desa-desa ini. Selanjutnya Desa Vang harus diganti namanya menjadi Desa Chinarli,” sebut dia, dilansir Anadolu.

Aliyev sebelumnya telah mengumumkan pembebasan dari pendudukan Armenia di kota-kota Jabrayil dan Fuzuli, dan pemukiman Hadrut, serta lebih dari 50 desa lainnya.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan merilis rekaman tentang pembebasan Zangilan, menunjukkan tentara Azerbaijan sedang mengibarkan bendera negara itu di depan sebuah bangunan di kota.

Kota Zangilan telah diduduki oleh pasukan Armenia sejak 29 Oktober 1993.