Dompet Dhuafa Gelar Seleksi Kader Dai di Lapas Tangerang

JAKARTA – Dompet Dhuafa menggelar seleksi calon peserta program Pendidikan Kader Dai (PKD) Angkatan II di Lapas Kelas 1 Tangerang di Jalan Veteran No 2, RT 04 RW 04, Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Selasa (21/10/2020). Proses seleksi diikuti oleh 100 peserta dan dibuka oleh Jumadi selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang.

“Rasa syukur saya yang sangat besar kepada Dompet Dhuafa yang telah mengadakan acara ini. Insyaallah, akan bermanfaat. Minimal untuk diri kita sendiri, keluarga, dan siapa tahu dari ke 50 orang ini akan menjadi dai yg terkenal,” tutur Jumadi dilansir dari laman LPM DD.

Program Pendidikan Kader Dai ini berlangsung selama 5 bulan dengan intensitas 4 kali pertemuan dalam setiap bulannya. Para peserta yang lulus seleksi akan mendapatkan fasilitas pendidikan gratis dan mendapatkan sertifikat.

Tak hanya itu, peserta yang memiliki kemampuan dan lulus dalam uijan akhir dalam proses pelatihan akan direkomendasikan untuk menjadi kader pengajar di Lapas atau Rutan.

Juga, menjadi khatib di masjid-masjid yang dibina oleh pihak Lapas, mengisi taklim di Lapas dan Rutan, menjadi pengurus DKM di Lapas dan Rutan, serta mengisi kegiatan dakwah yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa.

Ahmad Fitroh, selaku Koordinator Bina Santri Lapas Dompet Dhuafa, memaparkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melahirkan kaderisasi dai dan tenaga pengajar di Lapas dan di Rutan yang bertakwa, berilmu, dan berakhlakul karimah. Sehingga, menjadi tauladan umat.

“Kita akan menyeleksi 50 peserta dari 100 peserta yang terdaftar sesuai persyaratan dan mengikuti tes yang nantinya akan dididik menjadi kader dai. Untuk, mendapatkan materi lebih lanjut dari para praktisi dan akademisi yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidangnya,” ujar Fitroh, saat memberi arahan kepada para peserta.

Salah seorang peserta bernama Hidayatullah terlihat sangat antusias mengikuti seleksi. Dia berharap dapat lulus dan mendapatkan ilmu bermanfat.

Hidayatullah mengaku, motivasinya ikut seleksi kader dai untuk menambah potensi dan wawasan keagamaan. Juga, agar bisa menjadi insan yang lebih baik dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

“Terima kasih banyak kepada donatur Dompet Dhuafa yang sudah menyampaikan ilmunya kepada kami, yaitu program PKD. Untuk Dompet Dhuafa, kami ucapkan semoga berjalan baik dan lancar,” ujar Hidayatullah saat ditemui usai seleksi.