Banjir Cilacap Makin Parah, Ratusan KK Mengungsi

Ilustrasi Dapur Umum di Pengungsian korban banjir Padang Sidempuan. Foto: DMC

CILACAP – Banjir yang melanda di Cilacap, Jawa Tengah semakin parah karena hujan deras yang terjadi sejak Selasa (27/10/2020) dini hari.

Banjir setidaknya merendam lima desa di Kecamatan Kroya, Maos, dan Sampang, Kabupaten Cilacap mengalami banjir dengan tinggi sekira 40-80 centimeter, sebagaimana dilaporkan Tribun Banyumas.

Di Kecamatan Kroya sendiri terdapat tiga desa yang tergenang, yaitu Gentasari, Mujur, dan Mujur Lor. Kemudian di Kecamatan Maos, berada di dan Desa Glempang dan Kecamatan Sampang berada di Desa Karangasem.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Cilacap, Arif Pratomo, mengatakan jika banjir paling parah berada di Desa Gentasari dan Mujur Lor.

“Untuk yang berada di Dusun Karag, Desa Gentasari Kecamatan Kroya saja ada sekitar 608 jiwa dengan total 209 kk yang terdampak banjir,” ujarnya, Selasa (27/10/2020).

Sementara di Desa Mujur Lor ada sekitar 800 kk yang mengungsi. Tim BPBD saat ini bersama warga lain masih bergotong royong membantu warga yang masih terjebak banjir dan mengungsikan barang-barangnya.