Data Lengkap Tambahan Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Per 26 Oktober

122 views
Ilustrasi Petugas Puskesmas Duren Sawit, Jakarta Timur, melakukan rapid test dan swab terhadap 66 pedagang di Pasar Perumnas Klender, Jumat (29/5/2020)/ Antara

JAKARTA – Data satgas penanganan  Covid-19 per 26 Oktober 2020 menyebutkan pasien sembuh masih melampaui penambahan kasus terkonfirmasi positif.

Pasien sembuh bertambah sebanyak 3.908 kasus dan kumulatifnya mencapai 317.672 kasus. Penambahan kesembuhan harian tertinggi masih berasal dari DKI Jakarta sebanyak 1.162 kasus dan kumulatifnya menembus angka 87.883 kasus.

Diikuti Jawa Barat menambahkan pasien sembuh harian sebanyak 442 kasus dan kumulatifnya posisi keempat mencapai 23.585 kasus. Jawa Tengah menambahkan ketiga harian terbanyak dengan 303 kasus dan kumulatifnya ketiga tertinggi mencapai 26.634 kasus. Untuk Jawa Timur hari ini menambahkan 296 kasus dan kumulatifnya urutan kedua mencapai 45.203 kasus.

Provinsi lain yang menambahkan kesembuhan yang cukup pesat diantaranya Banten 261 kasus, Riau 251 kasus, Sumatera Barat 185 kasus, Sumatera Selatan 130 kasus dan Sumatera Utara 127 kasus.

Sementara pada tambahan pasien terkonfirmasi positif hari ini bertambah sebanyak 3.222 kasus dan kumulatifnya mencapai 392.934 kasus. Kasus aktif Covid-19 per hari ini berjumlah 61.851. Sebaran daerah dengan kasus tertinggi harian berada di DKI Jakarta dengan tambahan harian sebanyak 906 kasus dan kumulatifnya mencapai 101.897 kasus. Jawa Barat kedua tertinggi harian sebanyak 431 kasus dan kumulatifnya sudah menembus angka 34.355 kasus.

Jawa Timur menjadi ketiga harian tertinggi dengan 296 kasus dan kumulatifnya mencapai 51.217 kasus. Sementara Jawa Tengah menyusul dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 156 kasus dan kumulatifnya mencapai 32.098 kasus.

Selain itu, kasus pasien meninggal masih bertambah sebanyak 112 kasus dan kumulatifnya mencapai 13.411 kasus. Jawa Timur menjadi terbanyak harian dengan 20 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 3.683 kasus. Jawa Tengah mengikuti dengan mencatatkan pasien meninggal sebanyak 16 kasus dan kumulatifnya mencapai 1.689 kasus, dan masih urutan ketiga tertinggi secara nasional.