Kekurangan Stok Darah, PMI dan DDV Buka Program Gerakan 1.000 Kantong Darah

Gerakan 1.000 Kantong Darah yang digagas DDV dan PMI/ Foto: Dompet Dhuafa

JAKARTA – Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, membuka progam Gerakan 1.000 Kantong Darah dalam upaya #1Hari1Kebaikan Berbagi di Masa Pandemi Covid-19 pada Senin (26/10/2020).

Diketahui stok darah PMI Nasional mengalami defisit, sehingga kebutuhan akan darah sulit didapatkan warga yang membutuhkan.

“Ya, memang benar, kami (PMI) sedang mengalami defisit stok darah. Sehingga masyarakat yang membutuhkan darah terpaksa mencari pendonor secara mandiri. Mereka biasanya mencari pendonor dari keluarga mereka sendiri,” terang Dwinanto, petugas medis PMI DKI Jakarta yang bertugas, dilansir dompetdhuafa.org.

Kekurangan stok darah, tidak lepas dari kekhawatiran masyarakat akan resiko penularan Covid-19 ketika melakukan donor. Padahal PMI sudah merancang proses donor darah yang sesuai dengan protokol pecegahan penularan Covid-19.

“Saat pandemi ini kan banyak masyarakat yang mengurungkan niat untuk berdonor, karena khawatir mengenai penularan virus. Gerakan ini mengajak masyarakat untuk kembali berdonor agar stok darah nasional sendiri bisa kembali terpenuhi,” terang Fajar Firmansyah, Koordinator DDV Nasional.

Sebagai langkah awal, Gerakan 1.000 Kantong Darah dilaksanakan sejak tanggal 26 Oktober hingga 21 November 2020 di Jabodetabek.

Lima titik pelaksanaan diantaranya di Philantorpy Building, Jakarta Selatan (26 Oktober); Zona Madina, Parung, Bogor (5 November); Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Jabar, Bekasi (11 Novemeber); PMI Depok (17 November); dan di LKC Banten, Tangerang Selatan (21 November).

Rencananya, DDV juga akan melakukan gerakan yang sama di 32 provinsi di Indonesia, bekerjasama dengan jaringan Dompet Dhuafa di Nusantara. Hingga hari ini terdapat 119 pendonor yang terdaftar pada area Jabodetabek, dan masih terus membuka peluang ini dengan melakukan pendaftaran pendonor melalui bit.ly/donordarahddv .