Dalam 24 Jam Terakhir 12 Orang Meninggal karena Corona di Israel

Penanganan Corona di Israel. Foto: PIP

TEL AVIV – Dalam 24 jam terakhir 12 orang meninggal dan 831 lainya terinveksi virus Corona di Israel

Menurut data resmi pemerintah Israel menyebutkan, jumlah orang yang terinveksi positif virus corona mencapai 9.782 orang. Sementara jumlah orang yang serius naik menjadi 365 orang, di mana 162 di antaranya masih memakai alat bantu pernapasan buatan.

Sejak wabah Corona mendera sudah mencapai 316.792 orang positif, sedangkan jumlah orang yang meinggal meningkat menjadi 2.592 orang.

Sementara itu, pejabat urusan file “Corona” Israel, Ronnie Gamzo mempertanyakan statistik yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Israel. Ia menunjukkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi virus “Corona” adalah sepuluh kali lipat dari angka yang diumumkan, seperti apa yang dilaporkan situs berita Ibrani “Walla”.

Dia menjelaskan, ada ribuan warga Israel yang diduga mengidap” Corona “, tetapi mereka tidak datang untuk memeriksa kesehatanya.

Israel mulai melakukan uji coba vaksin virus corona pada manusia, Ahad (1/11). Pengujian dilakukan saat lockdown di negara tersebut berakhir secara bertahap.

Vaksin yang dikembangkan oleh Israel ini diberi nama komersial “BriLife”. Melansir Foxnews (2/11/2020), uji coba dilakukan pada dua relawan di rumah sakit berbeda, yaitu di Tel Aviv dan Al-Quds.

Dikutip dari PIP, apabila keduanya dalam keadaan sehat dalam dua hari ke depan, maka sebanyak 80 orang lainnya akan mengikuti uji coba tahap pertama.