1.568 Pedagang dari 275 Pasar di Indonesia Terinfeksi Covid-19

Ilustrasi Petugas Puskesmas Duren Sawit, Jakarta Timur, melakukan rapid test dan swab terhadap 66 pedagang di Pasar Perumnas Klender, Jumat (29/5/2020)/ Antara

JAKARTA – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengatakan sebanyak 1.568 pedagang  di 275 pasar di Indonesia terinfeksi Covid-19 berdasarkan data hingga Senin.

Juru bicara IKAPPI, Reynaldi Sarijowan mengatakan  65 orang diantaranya meninggal akibat Covid-19.

“Penambahannya cukup signifikan dalam beberapa pekan ini, termasuk November 2020,” kata Reynaldi melalui keterangan tertulis, Senin.

IKAPPI meminta pemerintah menangani persoalan ini secara serius dan lebih rutin melaksanakan tes massal untuk mendeteksi kasus Covid-19 secara dini.

“Kami meminta pemerintah daerah bisa lebih fokus lagi pada protokol kesehatan dan memperkuat tes swab atau rapid di pasar-pasar,” kata Reynaldi.

Selain itu, penemuan kasus Covid-19 juga membuat sejumlah pasar harus ditutup sementara sehingga berdampak pada penghasilan para pedagang.

Reynaldi mengatakan sudah lebih dari 200 pasar yang pernah ditutup dan sedang ditutup. Kasus terakhir terjadi di Pasar Melati Medan, Sumatra Utara dan Pasar Gisting Tanggamus, Lampung.

Menurut IKAPPI, pandemi juga berdampak pada menurunnya omset pedagang pasar sebesar 55 persen hingga 70 persen.