Pos Hangat dan Pos Medis DD Hadir untuk Pengungsi Merapi di Desa Deyangan

Ilustrasi DMC DD siapkan mobil untuk evakuasi warga di sekitar Merapi/ Foto: DMC

MAGELANG – Dompet Dhuafa membuka Pos Hangat di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang bagi para pengungsi Merapi.

Tim ditugaskan pada pos hangat di lokasi pengungsian Magelang, juga untuk menggali informasi tentang kebutuhan pendukung pengungsian (medis, evakuasi, dan Pos hangat).

Selain Pos Hangat,  Pos Medis juga dibuka di Deyangan, dan berdasarkan laporan pengungsi, hari ini ada beberapa anak yang mengalami gatal-gatal pada kulit.

Hal tersebut dapat terjadi karena perubahan suhu (dari dingin ke panas). Hal itu sudah teratasi dengab pemberian obat luar untuk gatal-gatal. Selama ini belum ada kendala dalam menangani masalah kesehatan para pengungsi.

Mizar Helmi, Koordinator Respon Kesiapsiagaan Erupsi Merapi melaporkan, dari hari pertama sampai hari ini sudah ada 101 orang yang berobat karna sakit di posko pengungsian dan  8 orang sakit dalam perawatan, kebanyakan lansia.

Berdasarkan data Organisasi Pengurangan Resiko Bencana ( OPRB), jumlah pengungsi sampai dengan hari ini sebanyak 124 Pengungsi dengan komposisi:

Pengungsi Laki-Laki sebanyak 35 orang dan Perempuan sebanyak 89 orang.

Dari 124 pengungsi, 34 diantaranya adalah lansia, 30 orang dewasa, 9 ibu menyusui, 3 ibu hamil, 45 balita, 2 orang difabel, dan 1 orang yang sakit.

Sementara berdasarkan rekap data evakuasi Tanggap Merapi Sister Village (Dusun Babadan), terdapat 268 pengungsi, 96 diantaranya Laki-laki dan 172 perempuan. Dengan jumlah balita sebanyak 51, Lansia 37, Ibu Hamil 3 orang, dan Difabel 1 orang, dan sakit 8 orang.