Jokowi Mulai “Pasang Taring”

2.537 views
Rangkaian acara yang digelar Habib Rizieq Shihab dan pendukungnya yang dihadiri puluhan ribu orang menuai pro-kontra dan melanggar protokol kesehatan Covid-19.

KEKECEWAAN dan keraguan publik atas sikap pemerintah yang terkesan bergeming, membiarkan saja atau dianggap tak punya nyali menindak  tegas pelaku pelanggaran protokol kesehatan Covid-19, sedikit terobati dengan pernyataan Presiden Joko Widodo.

Pelanggaran protokol kesehatan terjadi sejak penjemputan kepulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (RHS) dari Tanah Suci, Mekkah oleh puluhan ribu massa pendukungnya di Bandara Int’l Soekarno-Hatta (BISH), Cengkareng (10/11). Puluhan ribu pendukung RHS membuat ruas jalan dari dan ke bandara macet total, sekitar 130 penerbangan dibatalkan dan terjadi kerusakan fasilitas di sana.

Tak tampak upaya aparat keamanan mencegahnya, padahal jelas-jelas,  penumpukan massa di tengah pandemi Covid-19 menyalahi  protokol kesehatan dan selain itu, aksi massa di BISH sebagai gerbang masuk juga merusak citra RI.

Seolah-olah “berada di atas angin”, HRS bersama pengikutnya merasa leluasa untuk mengggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid di Tebet Jakarta Selatan, dilanjutkan acara  sama di Megamendung, Bogor (13/11) dan acara pernikahan puterinya di kediamannya di lingkungan Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat (14/11).

Kerumunan puluhan ribu massa di acara tersebut selain bisa memicu lonjakan jumlah orang terpapar Covid-19, juga kemacetan lalu-lintas di ruas-ruas jalan dari dan ke lokasi acara.

Sikap ambigu dipertontonkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sowan ke kediaman HRS, padahal seharusnya ia melarang acara yang melanggar protokol kesehatan itu, lagi pula ia tentu paham, HRS dalam posisi “berseberangan” dengan pemerintah.

Hal sama dilakukan oleh Wagub Ahmad Riza Patria yang juga mengikuti acara di Tebet, begitu pula Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang seharusnya mengingatkan, malah memberikan sumbangan 20.000 masker dan cairan desinfektan.