Palestina Umumkan Melanjutkan Koordinasi Keamanan dan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas berbicara dalam sebuah acara tentang pembicaraan Timur Tengah di Gedung Putih di Washington, AS pada tahun 2010/ Reuters

RAMALLAH – Otoritas Palestina mengumumkan bahwa pihaknya melanjutkan koordinasi keamanan dan hubungan diplomatik lainnya dengan Israel setelah menangguhkan kebijakan pada Mei karena rencana aneksasi Tel Aviv.

“Sehubungan dengan seruan yang dibuat oleh Presiden [Mahmoud] #Abbas mengenai komitmen Israel terhadap perjanjian yang ditandatangani secara bilateral, & berdasarkan surat resmi tertulis dan lisan yang kami terima, yang menegaskan komitmen Israel kepada mereka. Karenanya, hubungan dengan #Israel akan kembali seperti semula,” kata Menteri Urusan Sipil Palestina Hussein Al-Sheikh melalui Twitter.

“Terkait surat Anda tertanggal 7 Oktober 2020, Israel sebelumnya telah menyatakan bahwa perjanjian bilateral Israel-Palestina tetap membentuk kerangka hukum yang berlaku yang mengatur perilaku para pihak di bidang keuangan dan lainnya,” bunyi surat yang diterima Al-Sheikh dari Kamil Abu Rukun, koordinator kegiatan pemerintah Israel di wilayah Palestina, sebagaimana dilansir Anadolu.

Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, membenarkan bahwa Otoritas Palestina menerima surat dari Israel yang mengatakan pihaknya berkomitmen untuk semua perjanjian sehingga mereka mengumumkan dimulainya kembali koneksi.