Kaya Mendadak “Ketiban” Meteor

21 views
Joshua Hutagalung (33) warga Dusun Sitahan Barat, Kab. Tapanuli Tengah ketiban meteor di atas rumahnya yang diduga bernilai sampai Rp26 milyar.

KISAH Joshua Hutagalung (33), warga Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah yang rumahnya ketiban batu meteror menjadi viral sampai ke luar negeri.

Joshua menuturkan, ia berada di rumah suatu sore awal Agustus lalu saat terdengar suara keras di atap dan ketika ia menatap ke atas, atap seng rumahnya bolong dan ada bongkahan batu besar jatuh di halaman di samping rumahnya.

Setelah dicek, Joshua mendapati benda berukuran dua genggaman tangan tersebut menghunjam tanah sedalam 15 cm dalam keadaan masih hangat sampai beberapa jam kemudian.

Karena penasaran, Joshua memposting penemuan batu itu di akun Facebook miliknya dan tidak disangka, unggahan itu mendapat respons dari ratusan warganet dan sudah ratusan kali diunggah.

Ia kemudian baru tahu dari komunikasinya dengan berbagai orang di FB bahwa batu itu adalah meteor yang jatuh dari langit, karena memang mustahil,  orang bisa melemparkan benda sebesar itu ke atap rumahnya.

Menurut Johsua, bongkahan batu diduga meteor seberat 2,2 Kg yang menimpa atap rumahnya 1 Agustus sore, lalu dijual kepada bule  yang tinggal di Bali, Jared Collins Rp200 juta. Pembeli mengklaim, meteor itu bernilai 1,4 juta Pondsterling atau Rp26 milyar.

Sejumlah media asing memberitakan fenomena temuan ” batu meteor” di Tapanuli Tengah itu, antara lain media online Daily Mail (Inggris), New York Post (Amerika Serikat) dan 7News (Australia).

“Pria Indonesia menjadi orang kaya mendadak karena atap rumahnya ketiban meteor, “ tulis harian the Daily Mail online lengkap dengan kronologis peristiwanya (17/11).

Disebutkan pula, meteorit murni termurah harga jualnya berkisar antara 0,5- sampai 5 dollar AS (Rp 7.000-70.000) per gram dan varian terlangka bisa mencapai 1.000 dollar AS (Rp 14,18 juta) per gram.