AstraZeneca Masih Butuh Studi Tambahan untuk Vaksin Covid-19

Vaksin Covid-19, Produk AstraZeneca. Foto:AFP

LONDON – AstraZeneca mengatakan vaksin COVID-19 membutuhkan ‘studi tambahan’ sebelum digunakan untuk publik.

Perusahaan obat Inggris ini menjelaskan meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, namun mereka tidak berharap menunda untuk meminta persetujuan peraturan di Eropa.

AstraZeneca harus menjalankan uji coba global tambahan untuk menilai kemanjuran vaksin COVID-19, setelah muncul kekhawatiran tentang keefektifan suntikannya.

Direktur Eksekutif AstraZeneca Pascal Soriot seperti dikutip dari Bloomberg News, Kamis (26/11/2020) menjelaskan studi tambahan akan dijalankan untuk mengevaluasi dosis yang lebih rendah yang berkinerja lebih baik daripada yang telah diuji studi AstraZeneca sebelumnya.

“Sekarang kami telah menemukan apa yang tampak seperti kemanjuran yang lebih baik, kami harus memvalidasi ini, jadi kami perlu melakukan studi tambahan,” kata Soriot

Dikutip dari Aljazeera, rencana studi tambahan ini muncul setelah AstraZeneca bekerja sama dengan Universitas Oxford, menjawab pertanyaan tentang tingkat keberhasilannya. Beberapa ahli mengatakan upaya ini menghalangi peluangnya untuk mendapatkan persetujuan cepat dari regulator di Amerika Serikat dan Uni Eropa.