Sebelum Trump Lengser, Israel Berikan Legalitas Puluhan Permukiman di Tepi Barat

Rumah Israel Ilegal. Foto:PIP

AL QUDS – Sebelum lengsernya Presiden Amerika Donald Trump, Menteri Perumahan Israel Tsahi Hanghabi berjanji memberikan legalitas bagi puluhan permukiman zionis di Tepi Barat terjajah.

Menteri Hanghabi menyampaikan dalam pidatonya di hadapan parlemen Israel, dirinya sepakat dengan PM Benyamin Netanyahu untuk memberikan legalitas bagi 70 permukiman illegal zionis di Tepi Barat terjajah dan mengubahnya menjadi permukiman legal, Kamis (26/11/2020)

Di pihak lainnya, Dewan Permukiman Zionis di Tepi Barat menyambut baik rencana Menteri Perumahan Israel, dan memintanya segera merealisir keputusan tersebut di lapangan.

Dalam konteks terkait, Menlu Inggris memaparkan ketidaksetujuannya terhadap keputusan Israel, yang membangun 540 unit permukiman di Har Homa, Al-Quds selatan, hal itu pasca keputusan proyek pembangunan 1257 unit permukiman di kawasan Ghavat Hamthos, Al-Quds selatan, yang dihuni kaum yahudi Etiopia.

Menlu Inggris menegaskan dalam keterangan persnya, Rabu (25/11) bahwa sikap Inggris terkait permukiman Israel sangat jelas, yaitu illegal dan menyalahi keputusan PBB, yang menghambat upaya membangun kepercayaan dan dialog antara kedua pihak.

Dikutip dari Pusat Informasi Palestina, Menlu Inggris meminta pemerintah Israel untuk segera mengevaluasi dan mencabut keputusannya.