Victoria, Bebas Covid-19

Negara Bagian Victoria, Australia sukses menangani Covid-19, selama 28 hari terakhir ini Nol penyebaran.

NEGARA Bagian Victoria, Australia sudah tidak menemukan lagi adanya kasus infeksi baru virus corona atau pun kasus kematian selama 28 hari berturut-turut.

Dengan demikian, seperti dilaporkan ABC, Jumat (27/11), Covid-19 di wilayah Victoria secara umum dianggap sudah hilang dan tidak lagi menjangkiti masyarakat di wilayah itu.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (DHHS) melaporkan,  hasil 9.828 tes virus corona telah diterima dan pasien terakhir Covid-19  telah dipulangkan dari rumah sakit pada Senin lalu.

“Berita Ini sangat membanggakan seluruh warga  Victoria,” kata PM Victoria Daniel Andrews.

Dengan nol angka infeksi dan kematian, Victoria mungkin akan kembali melonggarkan aturan batasan malam pada hari Minggu dan mengizinkan pertemuan publik yang lebih besar dan juga pemakaian masker opsional di luar ruangan.

Menurut Ahli Epidemiologi Universitas Deakin, Catherine Bennett, tanpa kasus infeksi maupun kematian selama 28 hari membuat  Victoria bisa menglaim, tidak ada lagi penularan di lingkungan masyarakat lokal.

“Itulah yang diharapkan semua orang,” kata Profesor Bennet.

Pemerintah Negara Bagian Victoria juga menjanjikan tunjangan uang senilai 300 dollar Australia (sekitar Rp 3 juta) bagi warganya yang melakukan isolasi mandiri di rumah asing-masing usai menjalani tes corona, namun tidak disebutkan lamanya.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan warga yang mencari nafkah buat keluarganya tidak menularkan virus, apalagi banyak orang yang tak melakukan isolasi mandiri setelah menjalani tes  berkontribusi pada kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Victoria.