Wagub DKI Jakarta Sebut Posko Rapid Test di Petamburan Sepi Peminat

Ilustrasi rapid test/ bisnis.com

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan posko rapid test di Petamburan untuk mencegah penyebaran corona akibat kerumunan beberapa waktu lalu sepi peminat.

Dinas kesehatan DKI Jakarta, bekerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, dan Bidang Kesehatan Kodam Jaya diketahui membuka empat posko rapid test di dekat Markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat.

Dia memilih menyerahkan ke polisi soal warga Petamburan yang tak meminati rapid test antigen massal untuk mendeteksi Covid-19.”Iya nanti kami serahkan itu kepada Polda,” kata¬† Riza usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Begitupula soal potensi pidana dalam kasus kerumunan di Petamburan. Riza mengaku tak mau ikut campur hal itu sebab telah menjadi kewenangan aparat kepolisian Polda Metro Jaya.

“Sepenuhnya itu jadi wilayah aparat hukum, kita mengikuti aturan dan kententuan yang ada, tidak ada wilayah kami di Pemprov untuk komentari yang bukan wilayah,” kata dia.
Lihat juga: Ada Unsur Pidana, Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Disidik

Riza juga tak mau ambil pusing soal tudingan pihaknya gagal mengantisipasi kerumunan massa di Petamburan. Pihaknya sudah berupaya menerapkan lockdown sejak awal penyebaran wabah, meski kemudian hanya menjadi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu kata dia, Pemprov DKI sejak awal telah menyusun aturan penegakan protokol kesehatan yang disertai sanksi.

“Artinya dari regulasi kami termasuk provinsi yang cukup baik, kalau tidak boleh disebut sangat baik, adalah yang pentingnya membuat regulasi soal Covid,” sambungnya,dilansir CNNIndonesia.