Banjir Medan dan Deli Serdang, Ribuan Rumah Terendam dan Tiga Orang Meninggal Dunia

Ilustrasi Banjir Medan Maimun Selasa (7/11/2017)/ Antara

MEDAN – Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara mengakibatkan enam orang hilang, tiga di antaranya ditemukan meninggal dunia.

Dipantau Antara, hingga Jumat siang air belum juga surut, dan petugas SAR Medan dibantu TNI/Polri masih terus mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Medan menyebutkan bahwa banjir disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur sejak Jumat dini hari.

Kondisi tersebut diperparah dengan meluapnya air sungai yang berada di kawasan Medan dan Deli Serdang.

Untuk banjir di Perumahan De Flamboyan, disebabkan jebolnya tanggul Sungai Belawan di sekitar lokasi perumahan jebol.

“Beberapa ruas sungai di Medan, yakni Sungai Sunggal, Sungai Deli, Sungai Babura maupun Sungai Denai mengalami kenaikan debit air,” kata Manajer Pusdalops-PB BPBD Kota Medan Nurly.

Ia menyebutkan bahwa ketinggian banjir bervariasi mulai dari tiga hingga enam meter.
Dijelaskannya, sampai saat ini tercatat 2.773 rumah terdiri dari 1.983 KK dan 5.965 jiwa terdampak oleh banjir. Jumlah ini yakni Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia.