Sebulan Pasca Damai, Armenia dan Azerbaijan Kembali Saling Tuduh Saling Serang

Seorang Nenek menangis pasca serangan rudal pasukan Armenia/ Anadolu

KARABAKH – Armenia dan Azerbaijan kembali saling menuduh telah melanggar perjanjian perdamaian yang mengakhiri pertempuran enam minggu di Nagorno-Karabakh.

Para pejabat separatis di Nagorno-Karabakh mengatakan militer Azerbaijan melancarkan sebuah serangan Jumat (11/12/2020) malam yang melukai tiga tentara etnis Armenia.

Kementerian Pertahanan Armenia juga mengatakan bahwa militer Azerbaijan melancarkan serangan Sabtu (12/12/2020) di sebelah selatan Nagorno-Karabakh.

Sementara dilaporkan AP, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menuduh pasukan Armenia memulai pertempuran itu dan mengancam akan menghancurkan mereka.

Pertikaian kembali muncul hanya lebih dari sebulan setelah penandatanganan perjanjian perdamaian yang dimediasi Rusia. Perjanjian itu memungkinkan Azerbaijan merebut kembali kontrol atas suatu wilayah yang luas di Nagorno-Karabakh dan sekitarnya.