Sudah Penuh, Wisma Atlet Tak Terima Pasien OTG

Pasien RS Darurat Wisma Atlit, Kemayoran Jakarta terus meningkat. Warga diminta terus berupaya menghindari paparan Covid-9 dengan mematuhi protokol kesehatan (3M).

JAKARTA – Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran sudah tak menerima pasien positif virus corona (Covid-19) tanpa gejala sejak Sabtu 19 Desember lalu karena telah penuh.

Komandan Lapangan RSD Wisma Atlet Kemayoran Letkol Muhammad Arifin mengatakan Wisma Atlet sejak Sabtu kemarin sudah tidak menerima pasien asymptomatic atau tanpa gejala karena memang terjadi lonjakan pasien bergejala di tiga tower itu, sudah lebih 75 persen pasien bergejala.

Dengan kondisi seperti itu, Arifin mengatakan pihaknya mengalihkan tower 5 sebagai tempat rawat inap bagi pasien bergejala hingga waktu yang belum ditentukan. Menurutnya, RSD Wisma Atlet masih menjadi rujukan pasien yang didominasi pasien bergejala.

“Tower 5 diputuskan untuk tempat bergejala karena sampai saat ini masih banyak yang dikirim ke sini dan bergejala. Lonjakan kasus sebulan terakhir ini, ya tiga minggu terakhir,” ujarnya.

Arifin pun berharap pemerintah daerah segera menyediakan tempat isolasi mandiri bagi pasien tanpa gejala seperti di hotel yang telah menjalin kerja sama. Pasalnya Wisma Atlet di Pademangan juga sudah hampir penuh.

“Yang di Pademangan juga disana sudah 80 persen kalau tidak salah. Ya sekarang harapannya isolasi di hotel kerja sama pemerintah daerah,” katanya.

Berdasarkan data media center RSD Wisma Atlet per Selasa (22/12) pukul 08.00 WIB, sebanyak 3.284 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang terdiri dari 1.640 pria dan 1.644 wanita, dirawat di tower 4, 6 dan 7.

Sedangkan 1.125 pasien Covid-19 lainnya menempati tower 5 yang awalnya sebagai flat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala. Sehingga secara keseluruhan sebanyak 4.409 pasien positif Covid-19 dirawat di empat tower RSD Wisma Atlet.