BPBD: Empat Penambang Tertimbun Longsor di Solok Selatan Ditemukan Meninggal, Dua Lainnya Selamat

Ilustrasi evakuasi longsor tambang di Sulawesi Utara/ Antara

SOLOK SELATAN – Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Romi Aprijal mengatakan sebanyak empat orang dari enam penambang yang tertimbun longsor tambang emas di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, ditemukan dengan kondisi dua meninggal dan dua selamat.

Sementara dua orang korban selamat, yaitu Rifan Saifudin (28) dan Aji (30), warga Pati Jawa Tengah, dan sekarang mendapat perawatan di Puskesmas Abai.

“Untuk korban yang meninggal dikembalikan ke agennya di Dharmasraya,” ujarnya.

Dia menyebutkan dua korban yang masih belum ditemukan adalah Miyanto (51), warga Bunut Selatan, Lampung, dan Sulistiyono (41), warga Pati, Jawa Tengah.

Saat ini, katanya, masih dilakukan pencarian terhadap dua orang yang masih tertimbun dan Rabu (13/1/2021) ini juga akan dibantu tim dari Basarnas.

“Basarnas masih di jalan dan mereka menurunkan satu tim untuk membantu pencarian,” ujarnya, dikutip Antara.

Longsor lobang galian tambang terjadi pada Senin (11/1/2021) pukul 20.30 Wib di Kimbahan, Kecamatan Sangir, Batang Hari.