DD Farm, One Step Forward Zakat Produktif

DD Farm menjadi kawasan peternakan modern yang teritegrasi sebagai implementasi zakat produktif

ilustrasi/ist

SERANG – Bertempat di DD Farm, Serang, Banten, Direktorat Pengembangan Zakat Dompet Dhuafa menggelar launching progam Sentra Ternak Dompet Dhuafa, Minggu (29/11/2020).

Launching itu ditandai dengan seremonial yang dilakukan bersama 12 pimpinan cabang Dompet Dhuafa di Nusantara. Kegiatan tersebut menjadi momen ‘one step forward’ atau satu langkah ke depan dalam dunia pengembangan zakat yang dikelola ompet Dhuafa.

Sentra Ternak Dompet Dhuafa sendiri adalah kawasan peternakan modern yang terintegrasi, sebagai salah satu bentuk implementasi zakat produktif berkat amanah kebaikan para donaturnya.

“Di Serang inilah kita ingin menjadi bagian penting bagi masyarakat, kita tahu pasokan daging di Indonesia sampai saat ini masih ada sekitar 300 ribu ton setahun dan itu menyebabkan kita masih impor yang sangat besar, baik impor sapi, kerbau, dan yang lainnya. DD Farm yang dikembangkan di seluruh Indonesia menciptakan maslahat yang besar dan menciptakan enterpreneurship baru di lingkungan DD dan masyarakat sekitarnya, dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirohim, sekali lagi kick off DD Farm di seluruh Indonesia dengan ini kami buka,” ucap Nasyith Majidi, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa saat membuka kick off sentra ternak DD Farm.

“Ini adalah momen yang luar biasa, di usia Dompet Dhuafa yang memasuki 28 tahun, kita ingin menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat dengan pembukaan Sentra Ternak,” terang Nasyith.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian kota Serang, Edinata Sakarya menjelaskan dengan kehadiran DD Farm dirinya merasa bangga karena peternakannya ada, perikanannya ada termasuk pertaniannya. “Nah dengan adanya DD Farm ini otomatis ketahanan pangan kita menjadi tidak khawatir bahwa dengan kehadirannya ini masyarakat bisa diberdayakan, dan dengan kehadirannya ini masyarakat diharapkan bisa mencontoh,” ucap Edinata.

Ke depannya, Sentra Ternak Dompet Dhuafa akan dikembangkan dengan mekanisme pendanaan blended finance, yaitu memadukan sumber dana zakat produktif, wakaf, dan investasi. Hal itu memungkinkan keterlibatan lebih lebar bagi masyarakat untuk ikut serta dalam pengembangan Sentra Trenak Dompet Dhuafa. Dengan melibatkan jejaring cabang Dompet Dhuafa di Nusantara, progam Sentra Ternak dapat diduplikasi untuk mengekspansi kebermanfaatannya.

“Insha Allah (Sentra Ternak) akan dibuka di 12 cabang Dompet Dhuafa. Menjadi percontohan peternakan yang profesional, dan yang paling penting, bisa memberikan social impact kepada masyarakat,” tutup Nasyith.

DD Farm sendiri menjadi pilot project dalam progam Sentra Ternak Dompet Dhuafa. Dalam pengembangannya, DD Farm yang ada di Banten telah mengaplikasikan konsep peternakan yang modern dengan mengintegrasikan proses perawatan ternak yang sustainable, dari hulu ke hilir. Bukan hanya dari penjualan kambing, DD Farm bahkan memproduksi pupuk, pakan, hingga tanaman pangan, dalam ekosistem ternaknya. Karenanya, DD Farm juga akan menjadi Edu Farm, tempat belajar beternak bagi siapapun.

Upaya Iain yang diharapkan adalah membentuk Village Breeding Centre, untuk dapat menumbuhkan pusat perbibitan baru di tingkat desa. Pusat perbibitan dimaksud tidak hanya terbatas pada komoditas ternak doka saja, tapi pengelolaan pakan/silase, usaha aqiqah, edu-wisata, produksi kompos alam, kebun sayur, dan yang lainnya. – Romy dan Zul