Israel Tangkap 41 Warga Palestina di Tepi Barat

Ilustrasi Polisi Israel melarang pria di bawah 50 tahun masuk Al Aqsha. Foto: Anadolu

TEPI BARAT – Tentara Israel pada Kamis, 14 Januari 2021 menahan 41 warga Palestina dari berbagai daerah di Tepi Barat yang diduduki.

Organisasi Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) mengatakan penangkapan itu terjadi di Desa al-Mughayyir dan Kafr Malik di Ramallah serta di daerah-daerah di Yerusalem Timur yang diduduki.

PPS mengungkapkan penangkapan mencapai jumlah terbesar dalam sehari sejak awal tahun, mengingat penangkapan tersebut sebagai “peningkatan kejahatan sehubungan dengan penyebaran pandemi virus korona.”

Mereka menambahkan bahwa peningkatan jumlah infeksi virus korona di antara para tahanan Palestina “menempatkan nyawa mereka dalam bahaya tingkat tinggi.”

Pada Kamis, PPS mengatakan jumlah infeksi di antara tahanan Palestina di penjara Israel telah melonjak menjadi 199 orang setelah tujuh infeksi baru ditemukan di penjara Rimon.

Sekitar 4.400 tahanan politik Palestina mendekam di penjara Israel – termasuk 39 wanita dan 155 anak – sementara 350 di antaranya berada di bawah penahanan administratif.