Pencarian Korban dan Puing Pesawat SJ-182 Diperpanjang Tiga Hari

Satuan Denjaka Korps Marinir menunjukkan kepingan bodi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh bersama 62 awak dan penumpangnya di perairan P. Seribu, Sabtu siang (9/1)

JAKARTA – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito mengumumkan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diperpanjang hingga tiga hari ke depan.

Ia mengatakan bahwa sebelumnya Basarnas bersama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan jajaran terkait telah menggelar rapat untuk membahas tentang kemungkinan perpanjangan operasi SAR untuk mengevakuasi korban dan puing-puing pesawat yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Setelah mempertimbangkan berbagai kemungkinan dan situasi yang ada, mereka memutuskan untuk memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan hingga tiga hari ke depan sampai dengan Senin (18/1/2021).

Sementara itu, untuk fokus pencarian pesawat Sriwijaya SJ-182 di hari ketujuh, Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman MS sebelumnya mengatakan bahwa tim SAR gabungan masih akan berkonsentrasi untuk mengevakuasi korban dan alat perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR).

“Begitu juga dengan puing-puing. Itu nanti akan tetap menjadi fokus pencarian untuk hari ini,” katanya, dilansir Antara.