Covid-19 Pecahkan Rekor Empat Hari Berurutan

Seorang pasien terpaksa dirawat di koridor RS karena banyak RS rujukan Covid-19 yang penuh. Empat hari berturut-turut sejak Rabu (13/1) terjadi pemecahan rekor angka penambahan harian kasus Covid-19.

ALARM semakin ganasnya ancaman Covid-19 tidak bisa dianggap enteng menyaksikan fakta, dalam empat hari terakhir ini,penambahan kasus harian penyakit yang menjadi pandemi global itu terus memecahkan rekor.

Sabtu (16/1) kasus harian Covid-19 bertambah 14.224 kasus menjadi 896.642 kasus, sedangkan sehari sebelumnya, Jumat (15/1) bertambah  12.018 kasus menjadi 882.418 kasus , Kamis (14/1) bertambah 11.557 kasus menjadi 869.600 kasus dan Rabu (13/1) bertambah 11.278 kasus menjadi 858.043 kasus.

Berbarengan dengan terus melonjaknya penambahan kasus harian Covid-19, tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy) rumah-rumah sakit rujukan dan ruang ICU juga semakin meningkat, bahkan laporan tentang penolakan calon pasien dengan gejala terpapar Covid-19 juga masuk dari DKI Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.

Yang mencemaskan juga kondisi para nakes terutama dokter dan perawat yang bakal kewalahan jika lonjakan pasien terus terjadi.

Sampai akhir Desember saja tercatat 507 nakes yang gugur,terbanyak pada bulan tersebut yakni 96 orang. Dari 507 nakes yang gugur, 228 dokter umum dan spesialis, 13 dokter gigi, 68 bidan, 167 perawat, selebihnya petugas lab medik, apoteker dan nakes dengan berbagai keahlian lainnya.