12 Orang dari Satu Keluarga Besar di Semarang Positif Corona

Ilustrasi Pasien positif COVID-19 mendapatkan perawatan di ruang ICU rumah sakit Centre Cardiologique du Nord di Saint-Denis dekat Kota Paris, Rabu (22/4/2020), saat penyebaran wabah COVID-19 terus berlangsung di Prancis. ANTARA FOTO/REUTERS/Gonzalo Fuentes/wsj.

SEMARANG – Sebanyak 12 orang dari satu keluarga besar di Kota Semarang, Jawa Tengah dinyatakan terpapar Covid-19, dan salah satunya, sang ayah dirawat intensif di ICU Rumah Sakit Wongsorejo.

Alexander Berlian Setiadi Asmoro (39), salah satu dari keluarga, mengaku wabah tersebut dirasakan keluarganya sangat mengerikan.

Warga Tembalang Kota Semarang itu mengatakan, awalnya dia menjalani isolasi di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, untuk memulihkan kondisinya. Namun, bertepatan dengan berakhirnya masa isolasi, sang ayah Singgih Asmoro (72) justru masuk tempat isolasi tersebut.

“Saya keluar, malah bapak masuk itu Jumat 15 Januari. Tapi kondisinya memburuk hingga pada Selasa 19 Januari dilarikan ke RS Wongsonegoro. Ada sakit bawaan darah tinggi dan jantungnya sudah pakai ring,” terangnya.

“Selain itu, ibu saya, kakak-kakak dan anak-anaknya juga harus isolasi,” imbuhnya.

Dia tak mengetahui pasti asal terpapar COVID-19 hingga menyebar ke keluarga besar. Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah memulihkan kesehatan ayahnya. Dia berharap kondisi ayahnya kembali stabil sebagaimana awal masuk di rumah sakit.

“Jadi saat awal masuk rumah sakit itu masih bisa komunikasi, sadar. Bisa WA-nan (berkomunikasi melalui Whatsapp). Tapi kemarin dikabari perawat kondisinya menurun, hingga membutuhkan perawatan di ICU,” beber dia.

Namun, ayahnya sempat menunggu cukup lama karena 25 ruang ICU di RSUD Wongsonegoro penuh. Pihak keluarga berusaha mencari jalan keluar dengan menghubungi sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.

“Kemarin itu sempat bingung karena tidak mendapatkan ICU, katanya di sana penuh. Menghubungi rumah sakit lainnya juga penuh, makanya bingung sekali,” keluhnya, dikutip Sindonews.

Namun akhirnya pasien atas nama Singgih Asmoro kemudian mendapatkan ruang perawatan ICU.