Ribuan Warga Aceh Tamiang Mengungsi akibat Banjir hingga 1,5 Meter

Ilustrasi Banjir di Aceh/Ist

ACEH – Ribuan warga Kabupaten Aceh Tamiang mengungsi akibat banjir yang dipicu curah hujan intensitas tinggi sehingga merendam sejumlah kecamatan daerah setempat, dengan ketinggian air capai 1,5 meter di beberapa lokasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas mengatakan data sementara dari BPBD Aceh Timur total penungsi sebanyak 4.147 jiwa dalam 1.142 kepala keluarga (KK).

Ia menjelaskan peristiwa banjir itu terjadi sejak Rabu (20/1/2021) lalu sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, hingga kini banjir meluas mencapai 11 kecamatan seperti Bandar Pusaka, Tenggulun, Sekerak, Bendahara, Kota Kuala Simpang, Karang Baru, Tanjung Karang, Ratau, Seruway, Kejuruan Muda dan Tamiang Hulu.

Luapan air sungai itu mengakibatkan pecah tanggul sungai di beberapa titik, sekaligus merendam ribuan unit rumah warga di 33 desa atau gampong dalam 11 kecamatan dengan ketinggian air mulai 50 sentimeter hingga 1,5 meter.

“Curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Aceh Tamiang menyebabkan beberapa desa yang yang berada di sepanjang aliran sungai mengalami banjir dan tanggul pecah di beberapa titik,” katanya, dilansir Antara.

Ilyas melanjutkan total warga terdampak akibat banjir itu mencapai 10.043 jiwa dalam 2.437 kepala keluarga. Sementara warga yang pengungsi terdata di kecamatan
Bandar Pusaka, Sekerak, Kota Kuala Simpang, Karang Baru, Tanjung Karang, Rantau dan Kejuruan Muda.