Delapan Penambang di Kalsel yang Tertimbun Longsor Sudah Ditemukan Tewas, Dua Masih Pencarian

Ilustrasi/ vivanews

TANAH BAMBU – Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Banjarmasin Sunarto mengatakan delapan pekerja tambang batu bara di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan ditemukan tewas tertimbun longsor pada Rabu (27/1/2021).

Menurutnya tim gabungan baru berhasil mengevakuasi delapan korban sekitar pukul 10.30 hingga 16.30 WITA, dan longsor terjadi pada Minggu (24/1).

Saat itu, terdapat 17 penambang yang sedang bekerja. Sebanyak tujuh orang berhasil menyelamatkan diri sementara 10 orang lainnya terjebak di dalam lubang tambang.

Saat ini, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi delapan korban meninggal. Mereka adalah, Memet (18), Sarifudin (50), Yusri (35), Jani (30), Fendi (19), Bejo (52), Slamet (50), dan Putra (18).

Begitu ditemukan, kata Sunarto, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Marina Permata di Kecamatan Batulicin.

Menurut Sunarto, selama pencarian tim gabungan terhalang oleh genangan air yang menutupi lubang tambang. Mereka harus menyedot air selama dua hari. “Dua hari berturut-turut dan tiga hari baru bisa masuk,” kata Sunarto.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus menyusuri lorong-lorong tambang untuk mencari dua korban lainnya. Mereka yang belum ditemukan adalah Imam Syafi (28) dan Mustijo (54).