Tiga Negara “Juara” Tangani Covid-19

Walau baru bangkit setelah perang melawan Perancis (Maret sampai Mei 1954) dan melawan AS (1957 sampai 1975), Vietnam termasuk negara sukses termasuk memerangi Covid-19.

WALAU tidak dilombakan dan tidak ada pemenangnya, apalagi hadiah atau piala,  Selandia Baru, Taiwan dan Vietnam masuk ranking tiga negara terbaik di dunia yang dianggap berhasil menangani pandemi Covid-19.

Lembaga think-tank The Lowy Institute yang berbasis di Sydney, New South Wales, Australia juga menempatkan tujuh negara lagi yang masuk peringkat 10 besar yakni Australia, Islandia, Latvia, Rwanda, Siprus, Sri Lanka dan Thailand.

Nilai peringkat diberikan terhadap negara-negara yang kasus Covid-19-nya sedikit dan juga angka kematian warganya akibat paparan virus corona SARS-CoV-2   baik secara agregat maupun dari sisi per kapita.

Indonesia sendiri cuma berhasil menempati peringkat ke-85 di bawah India, sementara Brazil menempat nomor buncit, disusul Meksiko, Kolombia, Iran, Amerika Serikat dan Bolivia.

Lembaga tersebut memeringkatkan 98 negara atas penanganan Covid-19 melalui publikasi yang berjudul Covid Performance Index, namun demikian, China tidak masuk dalam daftar tersebut karena kurangnya data yang tersedia untuk umum.

Ke-98 negara tersebut dievaluasi dalam 36 pekan dengan data yang tersedia hingga 9 Januari 2021 mengenai jumlah kasus Covid-19 yang terkonfirmasi, kasus per juta orang, kematian yang dikonfirmasi dan kematian  per juta orang, kasus yang dikonfirmasi sebagai proporsi tes, dan tes  perseribu orang.

Indeks tersebut menunjukkan, negara-negara di kawasan  Asia-Pasifik terbukti paling berhasil mengatasi pandemi, sementara  Eropa dan AS  kewalahan oleh lonjakan cepat Covid-19.

Hasil analisis The Lowy Institute menyebutkan, tingkat perkembangan ekonomi dan perbedaan sistem politik tiap negara memiliki dampak  lebih kecil daripada angka yang sering diasumsikan atau dipublikasikan.

Secara umum, negara dengan populasi lebih sedikit, warga yang kohesif dan institusi negaranya kapabel  memiliki keunggulan komparatif dalam menangani krisis pandemi global Covid-19.