Banjir Belum Surut, Warga Kudus Masih Bertahan di Pengungsian

Ilustrasi Banjir Medan Maimun Selasa (7/11/2017)/ Antara

KUDUS – Warga dari tujuh desa yang terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, masih bertahan di tempat pengungsian karena genangan  belum sepenuhnya surut dan hujan masih turun.

Camat Mejobo Aan Fitriyanto mengatakan jumlah pengungsi di Kecamatan Mejobo masih cukup stabil sebanyak 130 orang, meliputi warga Desa Gulang sebanyak 59 orang dan warga Payaman sebanyak 71 orang.

Dia menambahkan,  korban banjir di wilayahnya juga masih bertahan di tempat pengungsian karena banjir yang melanda Desa Tanjungkarang, Jati Wetan, dan Jetis Kapuan belum surut.

Menurut data pemerintah kecamatan, pada Rabu (10/2/2021) jumlah pengungsi dari Desa Jati Wetan sebanyak 323 orang, dari Desa Tanjungkarang sebanyak 82 orang, dan dari Jetis Kapuan sebanyak 15 orang. Mereka mengungsi di aula balai desa, gedung PKK, gereja, dan aula kelenteng.

“Kebutuhan makan dan minum para pengungsi sudah dipenuhi, termasuk pengobatan untuk warga yang sakit juga sudah dilakukan karena sudah ada tim medis yang bertugas mengecek kesehatan para pengungsi,” kata Andreas, dikutip Antara.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, banjir menggenangi 4.905 rumah warga dan berdampak pada 5.065 orang di Kabupaten Kudus.