Genangan Banjir Masih Tinggi, Ribuan Warga Pekalongan Masih Mengungsi

Ilustrasi Banjir rendam lima Dukuh di Pekalongan pada Minggu 26 Januari 2020/ Antara

PEKALONGAN – Sekitar 1.600 warga  terdampak banjir di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, masih mengungsi karena masih tingginya genangan banjir di beberapa lokasi.

Wakil Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid mengatakan bahwa curah hujan yang masih relatif tinggi menyebabkan beberapa wilayah dengan kondisi cekung masih tergenang banjir.

“Banjir yang melanda Kota Pekalongan menyebabkan sekitar 9.000 warga terdampak mengungsi. Akan tetapi saat ini masih sekitar 1.600 yang mengungsi sehingga kami berharap banjir secepatnya surut,” katanya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha mengatakan saat ini banjir masih menyisakan dua wilayah kecamatan yang tergenang banjir yaitu Kecamatan Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat.

Adapun penyebab banjir yang tidak kunjung surut, kata dia, adalah wilayah di dua kecamatan itu kondisi permukaan tanahnya lebih rendah dibanding wilayah lainnya sehingga genangan air sulit surut.

“Selain itu, gelombang tinggi juga menyebabkan rob mengalir ke sungai yang bermuara di wilayah utara dan menambah luberan atau genangan yang ada ke permukiman penduduk,” katanya, dikutip Antara.