TNI-AU Pilih F15-Eagle dan Rafale

Pesawat tempur multi peran generasi 4.5 Dassault Rafale seharga Rp1,6 triliun per unit akan dibeli TNI-AU selain F-15 EX Eagle. Seluruhnya 36 unit Rafale dan delapan F-15 yang akan dibeli.

TNI-AU akhirnya menjatuhkan pilihannya untuk membeli pesawat tempur multi peran generasi 4.5 F-15 EX buatan Amerika Serikat dan Dassault Rafale, Perancis untuk memperkuat skadron udaranya.

Dalam Rapim TNI di Mabes TNI, Jumat (19/2), KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo menyebutkan, yang akan dibeli delapan unit F-15 EX  Eagle (seri terbaru) dan 36 unit  Rafale, didatangkan bertahap sampai 2024.

Sebelumnya lobi-lobi telah dilakukan oleh Menhan Prabowo Subianto terkait rencana untuk meningkatkan kemampuan TNI-AU, dengan tambahan pesawat-pesawat baru selain skadron F-16 Fighting Falcon dan Sukhoi SU-30 dan SU-35 yang sudah ada.

Semula TNI-AU melirik pesawat tempur seken buatan konsorsium Eropa Thyphoon yang digunakan AU Austria, namun urung karena berbagai pertimbangan termasuk keinginan untuk membeli pesawat baru.

Pesawat jenis “joint air strike”  F-15 Eagle terbang perdana pada 1989,  sebagian besar digunakan oleh AS sampai 2025 dan sejauh ini sudah diproduksi 400-an unit, dioperasikan juga oleh Arab Saudi, Jepang dan Israel.

F-15 ada yang berkursi tunggal dan ganda dari seri A sampai D, dan terakhir EX, berkecepatan 2,5 Mach (3.618 Km) perjam, panjang 63,8 feet dan bentang sayap 42,82 feet dan daya jelajah sampai 5.600 Km.

F-15 EX mampu menggembol bom dan rudal  sampai 7,3 ton, dilengkapi satu meriam M61A kaliber  20mm dan dipersenjatai a.l. rudal dari udara ke udara: AIM-7F Sparrow, rudal Sidewinder AIM-9 dan AMRAAM-120, serta tabung chaff dan flare pengecoh lawan.

Rafale Bersayap Delta

Sementara Rafale atau Gemuruh adalah pesawat tempur bersayap delta dari generasi 4.5 yang dibuat dalam  versi kursi tungal dan ganda dan jenis yang bisa dioperasikan dari kapal induk.

Pesawat tempur generasi 4.5 memiliki kualifikasi siluman alias tidak kasat radar, airframe dan sistem avionic handal dan sistem komputer yang terintegrasi,