Rumah Warga di Kepulauan Tanimbar Dilanda Banjir

Ilustrasi Ribuan rumah terendam banjir di Konawe/ Sindonews

MALUKU – Banjir merenam puluhan rumah warga di Saumlaki, ibu kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku,  akibat hujan lebat yang mengguyur daerah tersebut sejak Sabtu dinihari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar Bony B Layan yang dikonfirmasi melalui telepon seluler, Sabtu, membenarkan puluhan rumah warga di tujuh lokasi terendam banjir saat hujan lebat sebagai akibat fenomena alam La Nina.

“Hujan sangat lebat mulai pukul 02.00 WIT hingga siang sehingga air meluap dan merendam rumah warga di tujuh lokasi di Kota Samulaki,” katanya.

Lokasi yang terendam banjir yakni kawasan Binasa Nega, toko Buku Rumpien, Jalan Lukas Fase, Mess Pengadilan Negeri, kawasan Kantor Pos, Pasar Baru Omene dan kawasan Lauran.

“Lokasi terparah di Mess Pengadilan Negeri. Sampai sekarang air belum surut di lokasi tersebut, sedangkan enam kawasan lain sudah surut,” kata Bony.

Diakuinya, kawasan pemukiman mess Pengadilan Negeri merupakan daerah cekungan dan tidak ada saluran pembuangan, sehingga air masih tergenang hingga lebih dari pinggang orang dewasa.

“Tidak ada saluran air atau saluran pembuangan di kawasan itu. Tim SAR dan petugas BPBD sempat mengevakuasi sejumlah warga dengan menggunakan perahu karet,” katanya.

Sampai saat ini tim reaksi cepat BPBD Kepulauan Tanimbar dan tim SAR serta personil TNI dan Polri masih berada di lapangan untuk memberikan pertolongan bagi warga yang rumahnya terendam banjir.

Dia mengatakan sejauh ini masih banyak warga yang bermukim di kawasan Mess Pengadilan Negeri masih bertahan di rumah masing-masing dan belum bersedia untuk dievakuasi ke daerah yang lebih aman.

Sedangkan Kepala Basarnas Ambon Mustari, mengatakan saat terjadi bencana hujan lebat dengan kecepatan angin 10-25 knot menyebabkan genangan setinggi dada orang dewasa, katanya.