Polisi Israel Izinkan Ratusan Ekstremis Terobos Masuk Masjid Al Aqsa

Ilustrasi/Ist

TEPI BARAT – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Deifallah Fayez mengatakan negaranya mengecam Israel atas pelanggaran yang terjadi di Masjid Al Aqsa.

Pelanggaran yang dimaksu adalah ketika  polisi Israel mengizinkan ratusan ekstremis menerobos masuk masjid pada Sabtu, 27 Februari 2021.

Dia menambahkan, Israel melakukan serangan terus-menerus yang merupakan pelanggaran yang jelas terhadap status quo hukum dan sejarah, hukum internasional serta komitmen Israel.

Menurut Kementerian, sebagaimana dilansir Xinhua,  Masjid Al-Aqsa adalah tempat ibadah “hanya untuk Muslim” dan meminta agar Israel menghentikan pelanggaran dan provokasi mereka.