Masih Ada Kesalahan Sistem Input Data, DKI Jakarta Hanya Laporkan 578 Kasus Corona

Ilustrasi Tukang Becak di Pademangan Mendadak Meninggal, dengan hasil Tes Reaktif Covid-19 dimakamkan dengan protokol corona/ Sindonews

JAKARTA – DKI Jakarta melaporkan kasus positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di  bertambah hanya sebanyak 578 kasus pada Selasa, 2 Maret 2021 karena masih adanya permasalahan pada sistem penginputan data.

“Sebagian data positif hari ini tertunda karena ada kendala teknis pada koneksi sistem laboratorium nasional dan akan dimasukkan ke data 3 Maret 2021,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, kasus baru sebanyak 578 kasus itu hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) Senin terhadap 12.267 spesimen dengan hasil 578 positif dan 7.689 negatif.

Akibatnya, total jumlah total kumulasi kasus positif saat ini adalah sebanyak 342.371 kasus.