5.000 Rumah di Kalsel Rusak akibat Banjir Awal Tahun

Banjir besar di Kalsel, dicurigai akibat eksploitasi sumber daya alam.

BANJARMASIN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan tengah melakukan verifikasi data untuk membantu perbaikan rumah rusak akibat banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa waktu lalu.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar di Banjarmasin, Senin, mengatakan sebanyak 5.000 rumah yang rusak terdampak banjir besar di awal tahun itu akan diperbaiki sesuai anggaran yang diberikan pemerintah pusat.

Dana stimulan untuk rumah warga yang mengalami kerusakan itu Rp50 juta untuk rusak berat, Rp25 juta untuk rusak sedang dan Rp10 juta untuk rusak ringan.

Selain perbaikan rumah warga yang rusak, ungkap Roy, sebagaimana dilansir Antara, saat ini proses perbaikan jalan dan jembatan juga dilakukan pascabanjir.

Ada dua jembatan di jalan nasional lintas provinsi, yaitu jembatan Sungai Salim di Kabupaten Banjar dan jembatan di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut menjadi prioritas pembangunan setelah putus diterjang banjir.

Menurut Roy, targetnya sebelum Hari Raya Idul Fitri 2021, kedua jembatan yang menjadi akses utama masyarakat di Kalsel itu rampung dikerjakan.