Pencegahan Gizi Buruk oleh Dompet Dhuafa Saat Pandemi Melanda

Direktur Kesehatan Dompet Dhuafa, dr. Yeni Purnamasari/ dompet dhuafa

JAKARTA – General Manager Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa, Yeni Purnamasari menjelaskan bahwa lembaganya turut berpartisifasi dalam upaya pencegahan gizi buruk selama pandemi melanda.

Hal tersebut diungkapkan saat acara Diskusi Publik Nasional ‘Buruk Gizi Di Masa Pandemi’ yang disiarkan secara daring, Kamis (8/4/2021).

“Pada masa Pandemi Covid-19 DD terus melakukan upaya pada penanggulangan stunting yang terangkum dalam program besar Aksi Peduli Dampak Corona (APDC) seperti melakukan Posyandu mobile, Pemantauan Kesehatan Ibu dan Balita, Pos Gizi, dan Pemantauan status gizi,” ujar Yeni.

Program APDC sendiri adalah Pusat pemulihan gizi kurang atau sangat kurang dengan pemberdayaan masyarakat yang meliputi pemberian makanan tambahan kepada anak secara intensif sesuai usia dan kondisinya serta pembelajaran edukatif kepada ibu balita dengan melibatkan peran serta kader.

“Jumlah Peserta dari kegiatan Program APDC Sebanyak 10 Balita dan 10 Ibu Balita di tiap wilayah sehingga secara keseluruhan disemua titik intervensi adalah 60 balita dan 60 ibu balita,” kata Yeni.

Selain program APDC, lembaga yang sudah berkiprah sejak tahun 1993 itu memiliki setidaknya empat program utama terkait permasalahan gizi yaitu Jaringan Kesehatan Ibu dan Anak, Program Kesehatan Kawasan, Pos Kesehatan dan Sosialisai Kesehatan Reproduksi.

“Jaringan kesehatan Ibu dan Anak dengan total penerima manfaat sebanyak sebanyak 9.134 Orang, Program Kesehatan Repreduksi di Provinsi Papua sebanyak 1.547 penerima manfaat, Pos Sehat di Aceh dengan 1.146 penerima manfaat, dan yang terbesar adalah Program Kesehatan Kawasan dengan 29.312 penerima manfaat,” ujarnya.

Ketika program intervensi kesehatan pemerintah yang esensial seperti Posyandu dan Puskesmas banyak terganggu operasional-nya saat pandemi, Dompet Dhuafa meluncurkan program Posyandu Mobile.

Posyandu Mobile terdiri dari beberapa kegiatan diantaranya edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), pendampingan intervensi gizi terpusat, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Gizi seimbang, pemantauan berkala, jejaring rujukan.