Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Terus Menurun

Ilustrasi tes swab/ CNN Indonesia

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko perekonomian), Airlangga Hartarto, mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mampu menurunkan kasus corona di Indonesia.

Dari pemuktahiran data sebelumnya, perkembangan dan penanganan Covid-19 tahap ke-5 (6-19 April 2021) terus mengalami perbaikan. Kasus aktif per 18 April adalah 6,6% dan terus mengalami penurunan dibandingkan 2 bulan lalu (Februari 2021) yang mencatat kasus aktif tertinggi di bulan itu sebesar 16,10%.

“Kasus ini sudah masuk single digit dan merupakan perbaikan dibandingkan bulan yang lalu. Ini menunjukkan pandemi (Covid-19) terkendali,” kata Airlangga, di Jakarta, Selasa (20/4/2021), dikutip iNews.

Dia menjelaskan, Positivity Rate nasional harian per 17 April 2021 juga menurun hingga sebesar 11,21 %. Angka ini turun dibandingkan per 9 Februari 2021 yang mencapai 29,42%. Tingkat Kesembuhan sudah mencapai 90,75%.

Data ini ebih baik dari data Global yang masih dikisaran 84,95%. Untuk BOR (bed occupancy rate), hingga 18 April 2021 menurut Airlangga rata-rata nasional hanya sekitar 34,93%.

“Bahkan, tidak ada provinsi dengan BOR di atas 60 persen. Ini berarti bahwa PPKM Mikro yang sudah diterapkan sejak Januari dan Februari lalu telah berhasil menekan laju penyebaran Covid-19, dimana rata-rata kasus aktif kini terus menurun,” ujar Airlangga.

Jika pada Januari 2021 terdapat kasus aktif sebesar 15,43%, kemudian Februari masih sekitar 13,57%, maka pada bulan Maret terus menurun menjadi 9,52%. Terakhir, di bulan April rata-rata mencapai April 7,23%.