10.482 Rumah di 32 Kecamatan Rusak akibat Gempa yang Berpusat di Malang

Rumah di Lumajang rusak akibat gempa yang berpusat di Malang/ Foto: Tempo

MALANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengatakan telah rampung melakukan pendataan kerusakan yang timbul akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021).

Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Istiawan mengatakan bahwa pendataan tersebut telah selesai dilakukan pada 32 kecamatan terdampak gempa bumi, dari total 33 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Malang.

Bambang menjelaskan, berdasarkan data final tersebut, tercatat sebanyak 10.482 unit rumah di 32 kecamatan mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada pukul 14.00 WIB tersebut.

“Dari total 10.482 rumah yang mengalami kerusakan tersebut, sebanyak 4.490 rumah mengalami kerusakan kategori ringan, 4.104 rumah mengalami kerusakan sedang, dan 1.888 rumah lainnya mengalami rusak berat,” katanya, Selasa, 20 April 2021.

Sementara itu untuk korban luka-luka, tercatat ada sebanyak 110 orang. Selain itu, sebanyak 641 fasilitas umum juga rusak, diantaranya terdiri dari 226 sekolah, 233 rumah ibadah, 23 unit fasilitas kesehatan, dan 159 fasilitas umum lainnya.

Bambang menjelaskan, BPBD Kabupaten Malang hingga saat ini masih melakukan proses pemulihan kawasan terdampak gempa bersama sejumlah instansi terkait. Upaya yang dilakukan diantaranya adalah pembersihan rumah yang roboh hingga penerimaan bantuan.

“Termasuk pendistribusian bantuan ke wilayah terdampak juga terus kita lakukan,” kata Bambang, dikutip Antara.