Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Daunte Wright, Pria Kulit Hitam yang Ditembak Mati Polisi

Warga kulit hitam Amerika meminta keadilan untuk kematian Daunte Wright. Foto: AFP

MINNEAPOLIS – Ratusan pelayat, mengenakan masker wajah dan menangis, memenuhi gereja Minneapolis pada hari Kamis (22/4/2021) menghadiri pemakaman Daunte Wright, seorang pria kulit hitam yang tewas akibat penembakan polisi di dekat halte 11 April lalu.

Kejadian itu telah memicu kekhawatiran baru atas cara polisi memperlakukan orang kulit berwarna.

Wright, 20, yang ditembak oleh petugas polisi kulit putih di pinggiran kota Minneapolis pada 11 April, dimakamkan dua hari setelah juri Minneapolis memutuskan seorang petugas polisi kulit putih bersalah karena membunuh George Floyd Mei lalu. Pembunuhan Floyd juga memicu protes di seluruh dunia, yang meminta keadilan atas perbuatan rasial itu.

Hukuman terhadap Polisi pembunuh itu membawa kepuasan kepada orang-orang yang menyerukan untuk segera diakhirinya kebrutalan dan rasisme oleh kepolisian. Kematian Wright berfungsi sebagai pengingat risiko harian yang dihadapi orang kulit hitam selama pertemuan dengan polisi.

Dikutip dari Reuters, Kamis, (22/4/2021), Wright terbaring di peti mati berwarna putih di tengah gereja, ditutupi dengan mawar merah. Anggota keluarganya duduk di bagian depan gereja, menyeka air mata dari wajah mereka.