Aktivitas Gunung Merapi Terkini, Terjadi Empat Kali Guguran Lava Sejauh 1,5 Kilometer

Gunung Merapi /Ist

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat terjadi empat guguran lava pijar dari puncak Gunung Merapi dengan jarak luncur sejauh 1,5 kilometer.

“Terjadi empat kali guguran lava pijar dengan jarak luncuran maksimal 1.500 meter pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Kamis (3/6/2021).

Hanik mengatakan, pada periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 43 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-20 mm selama 10-141 detik, lima kali gempa embusan dengan amplitudo 2-7 mm selama 11-27 detik. Gunung Merapi juga tercatat sembilan kali gempa fase banyak dengan amplitudo 2-6 mm selama 5-9 detik, dan lima kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 25-67 mm selama 11-24 detik.

“Pagi tadi Asap berwarna putih juga terpantau keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas tebal setinggi 50 meter di atas puncak,” katanya.

Pada periode pengamatan sebelumnya pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Guguran lava dan awan panas Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak gunung.