Satgas: 13 Kabupaten di Sumsel Masuk Zona Merah

Ilustrasi/Sinar Harapan

PALEMBANG – Sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan masuk ke zona merah yang berisiko tinggi terhadap penularan COVID-19.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sumatera Selatan, daerah yang berada di zona merah meliputi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Lahat, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, OKU Timur, Ogan Ilir, OKU Selatan, Musi Rawas, serta Kota Pagaralam, Palembang, Lubuklinggau, dan Prabumulih.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, yang juga sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sumatera Selatan,  menyatakan bahwa pemerintah berusaha memastikan warga yang terserang COVID-19 mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Semua kebutuhan pelayanan kesehatan terkonfirmasi COVID-19 dijamin pemerintah, baik yang dirawat di rumah sakit ataupun di tempat isolasi,” katanya.

Gubernur sudah menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya memaksimalkan pelacakan kasus dan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19.

“Dengan begitu akan lebih tersegmentasi, yang membutuhkan perawatan dirawat intensif dan yang sehat akan terlindungi,” katanya.

Data pemerintah provinsi juga menunjukkan bahwa empat dari 17 kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Selatan berada di zona oranye, zona risiko penularan COVID-19 sedang.

Daerah yang berada di zona oranye meliputi Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, dan Penukal Abab Lematang Ilir.