Uang Sekoper Bung Deddy

Sebagai ucapan terima kasih, Deddy Corbuzier memberikan mobil dan uang sekoper pada dr Gunawan yang telah nyambung umurnya.

KETIKA pilihan nasib tinggal dua, mati atau hidup, demi meraih hidup orang tak peduli mengeluarkan uang  berapa saja. Kalau ada, berapapun akan dibayar, karena  nyawa lebih berharga ketimbang uang. Karenanya berapapun jumlahnya tak ada nilai baginya, yang penting kehadiran malaikat Izroil bisa ditunda dulu.

Mantan mentalist dan artis terkenal, Deddy Corbuzier (44) baru saja mengalaminya. Hampir saja dia mati terpapar Corona parah. Tapi berkat pertolongan Allah Swt lewat dr. Gunawan, Youtuber papan atas dengan pendapatan Rp 6 miliar sebulan itu sembuh dan sehat kembali. Sebagai ucapan terima kasihnya kepada dr Gunawan, lewat tayangan podcast-nya Deddy Corbuzier memberikan hadiah uang sekoper dan mobil baru Toyota Fortuner.

Sejak dua minggu lalu, tepatnya 10 Agustus 2021, lewat unggahan akun instagramnya Deddy mengatakan bahwa untuk saat ini, tidak aktif lagi di setiap media sosial, bahkan termasuk WhatsApp dan podcast. Dalam keterangannya dia memperkuat statemennya dengan mengatakan, “Sebuah pedang meskipun ada di dalam sarungnya tetap harus tajam, demikian juga pikiran dan semangat.”

Banyak orang merasa kehilangan atas dirinya. Sebab podcastnya bertajuk  “Close The Door” di canel Youtube sangat ditunggu jutaan penonton. Deddy banyak menghadirkan tokoh dan orang terkenal atau mendadak terkenal dari sebuah isyu. Isinya pun sangat mengedukasi masyarakat. Deddy Corbuzier pun netral, tak nampak membela pemerintah maupun oposisi. Deddy bukan kecebong, bukan pula kampret dan kadrun.

Beda jauh dengan  produk Youtuber karya anak bangsa bernama Atta Halilintar dan Raffi Ahmad yang isinya hanya pamer kekayaan melulu di seputar dirinya. Tapi inilah jiwa besar bangsa Indonesia. Meski tak kecipratan kekayaan sang youtuber, hanya bisa nonton kekayaan Atta dan Raffi saja sudah merasa bahagia, maka pundi-pundi uang Atta Halilintar dan Raffi Ahmad semangkin menggelembung.

Selama dua minggu warganet vacum dari pencerahan Deddy Corbuzier. Banyak dugaan yang kemudian ditimpakan padanya. Mungkin dia kecewa dengan sikap polisi yang mempertersangkakan DJ Dinar Candy katena demo dengan pakaian bikini. Ada juga yang menerka, mungkin Deddy yang mualaf ini sudah merasa cukup kaya, sehingga akan fokus mendalami Islam yang dianutnya kini. Bukankah hadist Nabi mengatakan, berhentilah kamu makan sebelum kenyang.
Tiba-tiba hari Minggu pagi kemarin, podcast Deddy Corbuzier muncul kembali dengan judul “Saya sakit dan kritis”. Ternyata Bung Deddy bukan mutung bak pedang sakti dalam sarung, tapi selama dua minggu ini dia njngkrung (meringkuk) dirawat di RS Medistra Jakarta karena terpapar Corona parah dengan istilah medisya: badai sitokin. Awalnya, dua hari setelah terkena Covid-19, dia sehat kembali karena saturasinya masih di atas 95. Tapi setelahnya kumat lagi dan sampai taraf badai sitokin, kemungkinan hidup tinggal 50 persen.

Kalau PNS sih, si Tukin (Tunjangan Kinerja) selalu diharapkan. Tapi Deddy Corbuzier yang tak pernah berpikir pengin jadi PNS, nggak dapat Tukin malah kena sitokin. Deddy pun kecewa dengan dirinya, kenapa sebagai orang yang selalu jaga kesehatan, rajin olahraga, kok terkena Covid juga. Agaknya dia lupa bahwa waktu mengundang Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam podcastnya, terang-terangan bilang bahwa menolak divaksin.

Tak enak mau bilang “kena batu”-nya, wong Deddy bukan terkena penyakit ginjal. Yang jelas dr. Gunawan merawatnya dengan telaten dan penuh improvisasi medis. Hasilnya Deddy kembali sehat. Dalam podcastnya hari Minggu 22 Agustus itu dia banyak curhat pada dr. Gunawan, tentang Covid-19 yang menyerang dan hampir saja bikin dirinya lewat. Kenapa dirinya yang lebih sehat dari yang lain, justru terkena?

Jawab dr Gunawan adalah, semua itu tergantung dari respon badan masing-masing orang. Teorinya sih, setiap orang sehat tidak akan terkena penyakit. Tapi ada beberapa teori yang mengatakan bahwa orang yang sehat kadang-kadang respon imunnya berlebihan. Sel darah putih akan mengenali virus tersebut dan berusaha membunuhnya, tapi karena sulit dibunuh, justru darah putih yang bunuh diri sehingga pecah dan mengeluarkan zat peradangan. Dan karena respon orang atas virus Covid-19 ini berbeda-beda, pengobatannya tak bisa digeneralisir. Artinya, satu jenis obat belum tentu bisa cocok dengan pasien lain dengan penyakit yang sama.

Kini kembali  Deddy Corbuzier telah sehat dan bisa kembali mengedukasi publik. Saking berterima kasihnya pada dr Gunawan yang telah nyambung umurnya, di ujung podcastnya dia memberikan uang sekoper yang tak ketahuan berapa jumlahnya. Semoga uang itu bisa dimanfaatkan dr Gunawan sekaligus menolong pasien-pasiennya. Tak hanya itu, dr. Gunawan juga diberinya satu mobil baru Toyota Fortuner warna putih.

Untuk diketahui, dr. Gunawan adalah dokter yang sangat sosial. Selama ini dia RS Medistra tempatnya kerja masih pakai Grab. Pesan ayahnya, kalau kamu punya satu tapi hanya bisa bantu pasien setengah, berikan yang setengahnya lagi demi kesembuhan pasien. Dan itu dilakukan benar oleh dr. Gunawan. Dan Gusti Allah memang ora sare, sehingga lewat tangan Deddy Corbuzier Allah Swt mengembalikannya jauh lebih banyak dari 700 kali. Sampai-sampai dr. Gunawan tak bisa berkata apa-apa.

Deddy Corbuzier adalah youtuber terkemuka, dengan penghasilan Rp 6 miliar sebulan dan podcastnya memiliki lebih dari 14 juta pelanggan dan videonya ditonton lebih dari 2,31 miliar penonton sejagad. Karena uangnya sudah tak berseri, dia tanpa beban memberikan mobil baru dan uang sekoper pada dewa penolongnya. Sebab uang masih bisa dicari, sementara nyawa jika sudah terlepas dari badan takkan bisa dikejar lagi. (Cantrik Metaram).