UNICEF: Anak-anak di India Kehilangan Kesempatan Belajar saat Pandemi

India termasuk yang mengalami gelombang ketiga serangan Covid-19 selain negara-negara Eropa dan Kanada. Dampaknya, pengiriman vaksin AstraZeneca ke Indonesia tertunda.

INDIA – Dana anak-anak PBB, UNICEF, mengatakan anak-anak di India kehilangan kesempatan belajar karena masa pandemi dan mengharuskan anak belajar daring.

Karena menurut UNICEF, hanya satu dari empat anak di India yang memiliki akses ke internet dan perangkat digital.

Beberapa laporan dan penelitian tentang anak-anak India selama pandemi mendapati ribuan anak-anak India kehilangan kesempatan belajar, dan mengatakan kurangnya pembelajaran langsung bisa menciptakan kesenjangan belajar yang tidak bisa diubah.

Namun, dilansir VOA, pemerintah sekarang mengatakan penurunan dramatis secara keseluruhan baru-baru ini dalam kasus COVID-19 membuatnya aman untuk mulai membuka kembali sekolah.

Kementerian Kesehatan India, Rabu (1/9/2021) melaporkan 41.965 infeksi COVID-19 baru dalam 24 jam terakhir. Pada bulan Mei, kasus harian mencapai lebih dari 400.000.

Tetapi beberapa orang tua tetap khawatir tentang lonjakan baru-baru ini, dan khawatir gelombang infeksi ketiga bisa menghambat anak-anak mereka menerima pelajaran.

Demikian pula, beberapa sekolah swasta yang menunggu hingga Oktober untuk memulai pembelajaran langsung.